Showing posts with label Suzuki. Show all posts
Showing posts with label Suzuki. Show all posts
img



Setelah lama menjadi buah bibir, jagoan jalanan alias street fighter anyar milik Suzuki, Inazuma, akhirnya akan resmi diluncurkan. Hari ini Suzuki akan resmi meluncurkan Inazuma dengan harga Rp 46 juta.

Motor 'telanjang' ini sebenarnya sudah dipamerkan Suzuki di Pekan Raya Jakarta (PRJ) beberapa bulan lalu serta di beberapa dealer besar. Tapi baru hari ini Suzuki akan meluncurkannya.

Jantung motor ini diisi oleh sebonggol mesin 248 cc SOHC yang memiliki 2 silinder, 4 langkah dan liquid cooled.

Mesin tersebut kemudian dikawinkan dengan transmisi 6 percepatan. Sedangkan rasio kompresi mesinnya mencapai 11,5:1. Berarti cocok bahan bakar minyak oktan 92.

Sementara asupan bahan bakar minyak menggunakan fitur pintar fuel injection. Kapasitas tangki bensin yang mencapai 13,3 liter membuat bobotnya semakin berat.

Motor yang diakui sebagai titisan B-king sepertinya ini memang agak panjang. Suzuki Inazuma memiliki panjang 2.145 mm, lebar 760 mm dan tinggi 1.075 mm dengan wheelbase 1.430 mm.

Jadi sangat wajar jika Suzuki Inazuma yang berbobot 182 kg ini serasi dengan suspensi depan telescopic, coil spring, dan suspensi belakang swingarm, coil spring.

Untuk menopang bobot itu, Suzuki Inazuma disokong dengan ban depan 110/80 ring 17 dan ban belakang 140/70 ring 17. Penampilannya semakin gagah dengan setang lebar. Single head lamp juga memperkuat citra Inazuma sebagai motor tangguh.

Dengan segala kelebihan tersebut Inazuma berharap dapat menggebrak pasar motor Indonesia. Terlebih di kelas 250 cc saat ini hanya diisi motor sport full fairing yang jelas memiliki pasar yang berbeda dibanding motor street fighter.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) punya produk baru NEX rencananya diluncurkan secara nasional November 2011. Skutik ini dipastikan menggantikan Spin 125 tapi dibekali mesin lebih kecil 110 cc dan konsumsi bahan bakar lebih irit.

Bocoran ini diperoleh Kompas.com dari salah satu situs resmi jaringan penjualan Suzuki di Jawa Timur. Dari sosoknya, NEX menawarkan desain lebih segar dengan lampu utama di fender depan dan lampu sein terpisah. Cover bodi tajam, mencerminkan aura sporty sehingga menyasar segmen usia target market 15-35 tahun. "Harga On The Road (NEX) rencananya dibandrol di bawah kompetior," tulis situs itu.

Suzuki melepas NEX dalam enam pilihan warna merah, biru, hitam, hijau, putih dan pink. Kalau merujuk keterangan di atas, maka bisa dipastikan harga NEX di bawah Rp11,7 juta per unit (on the road Jakarta), apa mungkin bisa menyentuh level Rp10 jutaan?!

Saat dikonfirmasi, Paulus S Firmanto, Direktur Penjualan & Pemasaran SIS 2-Wheel mengelak. "Sampai kini masih dalam tahap persiapan. Belum fix bulannya," ujar Paulus, singkat.

Disaat detikOto sedang melintasi satu dealer Suzuki di kawasan Jakarta Timur, Rabu (22/3/2011) tidak sengaja terlihat sebuah penampakan baru dari Suzuki Hayate, motor yang menggunakan pemain sepakbola Irfan Bachdim sebagai brand ambassadornya.

Tak sabar ingin mengetahui lebih jelas, detikOto pun langsung memarkirkan kendaraan tepat di dealer Suzuki tersebut. "Iya, baru saja datang mas," kata penjaga showroom ketika detikOto bertanya benarkah itu Hayate.

Dari segi desainnya, Hayate tampak berbeda dengan Skywave yang akan dgantikannya. Perbedaan kedua skutik bongsor ini tampak dari bagian depan hingga belakang.

Hanya saja untuk bagian mesin masih menggunakan 125 cc yang sama dengan yang digunakan Skywave. Mungkin Suzuki merasa mesin berkekuatan 9,6 hp ini sudah cukup mampu mendobrak Hayate ke kecepatan puncaknya.
sponsored link:

Lalu berapakah kira-kira harganya? "Harga masih tentative mas, tapi kalau kata pusat sekitar 14,3 juta, naik sedikit dari Skywave," pungkas si penjaga yang tidak mau namanya disebutkan.

Selintas kendaraan ini mirip dengan Suzuki Skywave. Suzuki Hayate masih menonjolkan tubuh agak besar walaupun memiliki panjang yang lebih pendek bila dibandingkan dengan Suzuki Skywave.

Terlihat pula perbedaan pada bagian headlamp dan lampu belakang. Kedua bagian yang bertugas untuk menyinari jalan itu tampil lebih fresh pada Suzuki Hayate.

Kalau pada bagian head lamp depan yang ditampilkan Skywave adalah twin headlamp ini berbentuk 'V' yang agak memanjang keatas, namun dipisahkan dengan body. Sedangkan yang ditonjolkan Suzuki Hayate kali ini twin head lamp berbentuk 'V' yang agak melebar kesamping tanpa dipisahkan dengan body.

Sedangkan pada head lamp belakang yang ditampilkan Hayate kali ini memiliki dua mata. Namun yang berbeda kendaraan ini memiliki lampu sen yang berada di bawah head lamp belakang.

Sedangkan pada bagian stang motor ini memiliki bentuk yang lebih kecil bila dibandingkan dengan Skywave. Namun pada bagian leher Hayate, kendaraan ini masih menampilkan bentuk yang sama seperti Skywave dengan terbagi dua tempat untuk menaruh sesuatu atau botol.

Suzuki Hayate ini juga memiliki perbedaan pada bagian kunci kontak. Pada suzuki Skywave apabila kita ingin membuka jok, maka kita harus menekan kunci baru memutarkan kekiri.

Sedangkan pada Suzuki Hayate kali ini tidak perlu menekan tetapi langsung diputar kesebelah kiri. Dan apabila Suzuki Hayate memutar kunci sambil ditekan maka secara otomatis suzuki Hayate ini akan mengunci.

Namun persamaan Hayate dan Skywave terletak pada bagian Mesin. Mesin Hayate sama persis dengan yang ditawarkan dengan suzuki Skywave. Namun terdapat perbedaan sedikit pada bagian pendingin mesin. Pada suzuki Hayate pendingin mesin berada di depan mesin, sedangkan pada suzuki Skywave pendingin berada di atas mesin.



Berikut spesifikasi lengkap Suzuki Hayate

Dimensi


Panjang Keseluruhan 1925 mm
Lebar Keseluruhan 670 mm
Tinggi Keseluruhan 1070 mm
Jarak antar As roda (wheelbase) 1285 mm
Ground clearance 140 mm
Berat 113 kg


Rangka


Tipe Under bone
Suspensi depan Teleskopik, pegas ulir, peredam oli
Suspensi belakang Lengan ayun, tabung ganda, pegas ulir, peredam oli
Rem depan Cakram hidrolis
Rem Belakang Tromol
Ukuran ban depan 70/90-16M/C 36P
Ukuran ban belakang 80/90-16M/C 43P


Transmisi


Kopling Kering, otomatis, tipe sentrifugal
Sistem penggerak Super CVT dengan V-Belt


Mesin


Jenis 4 langkah, SOHC
Sistem pendingin Pendingin udara
Jumlah silinder 1 (satu)
Diameter silinder 53,5 mm
Langkah piston 55,2 mm
Kapasitas silinder 124 cc
Rasio kompresi 9,6:1
Daya maksimum 9,6 PS @ 8.000 rpm
Torsi maksimum 9,8 Nm @ 6.000 rpm
Karburator Mikuni BS-26
Saringan udara Elemen kertas
Sistem starter Listrik dan Engkol


Kelistrikan


Pengapian DC CDI (digital)/spark ignition
Tipe busi NGK C6HSA/ND U20FS-U
Accu 12 V (3,5 Ah)/10HR


Kapasitas


Bagasi bawah jok 17,7 liter
Tangki bensin 5 liter
Oli mesin
-Penggantian 1.000 ml
-Pembongkaran 1.200 ml


detik.com

Hamamatsu, KOMPAS.com - After removing picture GSR750 naked bike sketch to the internet, now turn to another variant of GSX600/750 published by Suzuki. Last Moge is a type of full-fairing (fully closed). The launch will be done next year.

Suzuki targeting middle-market segment of motorcycle sport in Europe, after a rival, such as Kawasaki, Honda and Yamaha, first make a breakthrough.

Compared to previous versions, this model is just different in appearance, the two main lights (headlight), is now smaller and four air holes (air intake). Also, Suzuki informed berusahaan also reduce weight and increase engine power.
sponsored link:


Moge is offered with two engine options, 600cc and 750cc. But, the new Suzuki released a sketch. No information, whether it looks like the original sketches of the two models.

Moge graphic design is similar to the GSX-R1000 2009 production created by designer Shigeru Uchiyama. Incidentally, this new model created by the same person.

GSX600/750 Suzuki will make its debut at Cologne's Intermot motorcycle exhibition, 5 October. Both models complement the range GSR750 and is expected to strengthen the position of Suzuki


Continued partnership between the fortunate and Rizla Suzuki in MotoGP. If the results in the championship depended on media exposure, Suzuki was always the first step of the podium. And it's all about them, the policeman in blue uniform, complete with goggles and handcuffs, which since 1996 are a fundamental part of the circus.

Suzuki announced today that the partnership continues until the end of 2011, so much to the delight of all those already in testing at Sepang will return to the GSV-R with their blue livery and the first race will come back even policewomen, with "livery" as blue but much less hiding of the hulls of the two bikes of Loris Capirossi and Alvaro Bautista. The fact that ITL (Imperial Tobacco Limited) and Suzuki have renewed the contract for another two years means that the hypothesis of the House of Hamamatsu MotoGP is finally leaving the sunset? We we hope.

Now, the words give way to images, and leave you with this gallery of Rizla girls, awaiting the start of the MotoGP season in Qatar on 11 April.

www.motoblog.it